Manfaat Kesehatan Ilmiah dari Vitamin C

04 - Manfaat Kesehatan Ilmiah dari Vitamin C

Vitamin C (juga dikenal sebagai asam L-askorbat) adalah salah satu vitamin yang paling banyak dibicarakan. Nutrisi tersebut menerima antusiasme khusus karena potensinya untuk meningkatkan kekebalan. Namun, kemampuan vitamin C untuk memendekkan flu biasa hanya menggores permukaan perannya di dalam tubuh. Antioksidan ini tidak dibuat secara alami oleh tubuh, jadi mendapatkannya dari makanan yang kaya vitamin C sangat penting, menurut Mayo Clinic. “Vitamin C ditemukan dalam berbagai macam makanan, termasuk paprika merah dan hijau, buah jeruk, kiwi, brokoli, tomat, dan kubis Brussel,” kata Tamar Samuels, RDN, salah satu pendiri Culina Health di New York City. Info

Wanita dewasa membutuhkan 75 miligram (mg) vitamin C per hari dan pria dewasa membutuhkan 90 mg, menurut National Institutes of Health (NIH). Kebanyakan orang Amerika mendapatkan cukup nutrisi melalui makanan saja.

Vitamin C merangsang sintesis kolagen
Tubuh bergantung pada vitamin C untuk mensintesis kolagen, yang menurut NIH ditemukan di jaringan ikat tubuh. “Kadar vitamin C yang cukup sangat penting untuk produksi kolagen,” kata Samuels. “Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh dan memainkan peran penting dalam jaringan ikat seperti yang ada di organ kita dan, tentu saja, di rambut, kulit, dan kuku kita.” Susu Etawa

Vitamin C dalam kombinasi dengan zat besi mengarah pada penyerapan yang lebih baik
Kelebihan lain dari vitamin C adalah interaksi dengan vitamin dan mineral lain di dalam tubuh seperti zat besi. Zat besi membantu pertumbuhan dan perkembangan yang tepat, membantu kemampuan tubuh untuk mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh, dan membantu membuat hormon tertentu, menurut NIH. Zat besi nonheme, jenis zat besi yang ditemukan pada tumbuhan, mungkin sulit diserap tubuh, tetapi mengonsumsi vitamin C (dan idealnya zat besi heme, yang umumnya ditemukan dalam daging dan makanan laut) bersamaan dengan zat besi nonheme menghasilkan penyerapan yang lebih baik. menurut Harvard Health Publishing.

Ini berperan dalam meningkatkan fungsi otak
Vitamin C juga berperan dalam sintesis neurotransmitter dan fungsi kognitif, kata Samuels. Menurut University of Queensland di Australia, neurotransmiter penting dalam mengirimkan pesan dari otak ke seluruh tubuh. Dan lebih banyak vitamin C dapat dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak. Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan di Nutrients pada September 2017 menemukan konsentrasi vitamin C yang lebih tinggi pada peserta penelitian yang secara kognitif utuh dibandingkan dengan mereka yang mengalami gangguan kognisi.